--:--

Landasan Teori

Dokumentasi ini menjelaskan konsep kalkulus diferensial yang menjadi dasar analisis tren harga kripto dalam proyek Crypto Trend Spotter.


1. Limit (Dasar Turunan)

f(t)=limh0f(t+h)f(t)hf'(t) = \lim_{h\to 0} \frac{f(t+h) - f(t)}{h}

Limit menggambarkan perubahan sangat kecil pada sebuah fungsi—menjadi fondasi dari definisi turunan.


2. Turunan Pertama

f(t)=dfdtf'(t) = \frac{df}{dt}

Dalam konteks harga aset:

  • Mengukur laju perubahan harga
  • Menentukan arah momentum
  • Menilai apakah tren sedang naik atau turun

Interpretasi dasar:

  • f(t)>0f'(t) > 0 → momentum bullish
  • f(t)<0f'(t) < 0 → momentum bearish
  • f(t)0f'(t) \approx 0 → sideways

3. Turunan Kedua

f(t)=ddtf(t)f''(t) = \frac{d}{dt} f'(t)

Interpretasi:

  • Mengukur percepatan momentum
  • Memperlihatkan apakah tren menguat atau melemah

Arti tanda turunan kedua:

  • f(t)>0f''(t) > 0 → convex (tren menguat)
  • f(t)<0f''(t) < 0 → concave (tren melemah)

4. Kecekungan (Convexity)

Convexity menggambarkan bentuk kelengkungan grafik harga:

f(t)>0f''(t) > 0

→ convex (penguatan momentum)

f(t)<0f''(t) < 0

→ concave (pelemahan momentum)


5. Titik Belok (Inflection Point)

Inflection point terjadi ketika:

f(t)=0f''(t) = 0

dan turunan kedua berubah tanda.
Ini adalah indikator matematis pembalikan arah tren (reversal).


6. Fungsi Diskrit dalam Time-Series

Data harga kripto bersifat diskrit:

(t0,P0),(t1,P1),(t2,P2),(t_0, P_0), (t_1, P_1), (t_2, P_2), \dots

Karena itu, turunan dihitung dengan pendekatan finite difference, bukan limit murni.


Ringkasan Landasan Teori

KonsepPeran
Turunan PertamaMomentum harga
Turunan KeduaPercepatan / Convexity
ConvexityKekuatan tren
Inflection PointPrediksi reversal
DiskritisasiMengadaptasi kalkulus ke time-series